It's raining again in Jogja tonight.
Aku balik lagi ke Jogja. Dan kali ini rasanya nggak sesimpel, “yay kuliah lagi.” It’s heavier. Bukan karena nggak mau. Justru karena mau banget. Because I want this. I chose this. Tapi justru itu yang bikin complicated. Karena sekarang aku bukan cuma “anak yang pergi merantau buat belajar.” Aku ibu. Dan ini yang jarang orang bahas: stabilitas di rumah itu… banyak banget bergantung sama aku. Kayak, when I’m home, everything runs smoother. Makan teratur. Mood lebih stabil. Hal-hal kecil nggak jadi drama besar. Bukan karena aku superwoman. Tapi karena aku ada. Presence matters more than we admit. Jujur ya… ada rasa takut. Takut kalau pas aku pergi, rumah jadi lebih chaos. Takut kalau ada yang nggak ter-handle. Takut kalau ternyata aku terlalu sentral. Dan lebih jujurnya lagi? Ada sedikit (atau banyak!) rasa bersalah. Kayak… “Emang boleh ya gue ninggalin dulu?” Padahal ninggalinnya juga bukan buat main-main. Buat belajar. Buat grow. Buat bangun sesuatu yang lebih besar ke depan. B...