Lembaran Baru

Tuesday, 28 July 2009

Saya baru saja bertengkar hebat dengan pacar saya. Sangat hebat hingga kepala saya terbentur kaca jendela kamar saya.
Pasalnya saya tidak bisa menjaga sikap ketika pacar saya sedang diluar kota. Memang salah saya, kami berargumen hebat dan tangis saya menyudahi perdebatan kami.
Sebenarnya saya tidak ingin menyakiti pacar saya, hanya saja terkadang tanpa saya sadari, saya menyakitinya. Tidak sengaja menyakitinya.
Apalah kata-kata yang saya dengar dr mulut pacar saya,semuanya seperti mengendap di otak saya dan mengakibatkan tekanan kuat dlm diri saya.
Tekana yang selain membuat lega,saya jg merasa begitu dimiliki,dianggap dan dicintai sepenuhnya.

Saya kerap bertanya pada diri sendiri,apakah setelah sekian banyak salah yang saya perbuat, saya masih pantas dicintai?
Sebuah pertanyaan yang mencakup teori otak besar (namun kosong) yaitu sebuah self-award.
Apakah saya pantas dicintai?
Apa persyaratan dan kualifikasi yang harus dimiliki seseorang untuk dpt dicintai?
Pertanyaan yang bila orang tanyakan pada saya, saya punya 18lembar jawaban bolak balik dan pengerjaannya adalah selama 10bulan.

Saya kembali bicara dengan pacar saya, backstreet dan penuh gelora, membuat kami bertahan dan terus memaknai cinta yg tulus.
Kosong.
Saya menemukan diri saya kosong dihadapan pacar saya.
Kalau dibilang terlalu baik,hmm, pacar saya punya salah -meskipun sedikit.
Jadi saya memilih untk menyebut, saya-lah yg punya terlalu banyak salah (terutama pada pacar saya).

Dimaafkan menjadi sebuah wacana cantik yg bs membuat dada saya sesak, senang sekaligus semakin terhina karena punya terlalu banyak salah.
Lucu dan menyenangkan karena disalahkan karena dicintai.
Ingin menjaga sikap, kalau itu mengharuskan saya meninggalkan semua teman lelaki saya, saya bisa lakukan.
Sbuah maaf yang saya ucapkan dan saya dapatkan membuat saya belajar: Saya belum cukup jd seorang pemaaf dibanding pacar saya"

Tragisnya pertengkaran kami.
Saya sudah mengaku salah, lega dan tertekan.
Menyenangkan punya pacar.


*maafkan aku aboy!
Laffyou, no matter what.

Kembali Ke Bolivia

Thursday, 23 July 2009


Gue baru saja kembali dari satu titik di Bolivia bernama SANTA CRUZ!!
whew.. great place to visit.. sementara orang-orang bertanya "Bolivia, dmana sih??"
*nggak orang2 sih, cuma Musardin doank.. geu cuma bisa jawab "Mus, you should go here!!"

Well, Santa Cruz means "Holy Cross of the Hills," in honor of his beloved native city in Extremadura, Spain. Santa Cruz has benefited from a fast paced growing economy for the last 15 years. This has allowed for a multicultural and ethnically diverse city to develop. Despite its fast growth, the city preserves much of its traditions and culture. This is particularly reflected in its typical foods.

Gue teringat dengan rumah ketika mencoba Majadito. Bebeknya kayak yg dket rumah gue!!
hahah.. dad, have you got your dinner? siapa yang kasih papa makan di sana?
hehe.. *memang gua durhaka! haha

Another thing is setiap hari harus mulai terbiasa dengan laju kendaraan di kanan..
Supir duduk di kiri dan penumpang di belakang. harus dibelakang!! nggak bisa bikin SIM, karena gue bukan Warga Negara sini.haha..

denger2 di jakarta ada bom? huahua... si cantik Shalini pasti panik. kantor kami kan sedaerah juga dengan JW Mariott. hahaha..

that's it for tonight.
ngantuk bangeett...

I left it untouched, undescribed, unliked, unseen..

Wednesday, 22 July 2009

I don’t want to mention anyone this time. It’s me time!! Bukan lelah menulis tentang yang orang nggak ngerti, tapi gue juga lagi pengen narsis (efek terlalu banyak dijelekkin nih). Baik, kita mulai dengan rencan liburan. ADA SIHH rencana, bareng temen temen misalnya, atau orang yang dikasihi. Sialnya, gue terbentur dengan keadaan rumah yang nggak wookee!! Nggak papa.. diancem ancem sama orang banyak. Weits, telah kebal batin ini dengan ancaman dan ditinggalkan, kawan!! Jangan khawatir, hidupmu pasti (lebih) indah tanpa mulut besarku.

Another thing… ujian, yah.. namanya nggak London school kalo nggak bikin mahasiswanya “bekerja” mendapat nilai A. Wajarr.. yang nggak wajar adalah system saluran otak dan pencernaan gue yang mulai terkontaminasi oleh pengaruh iblis iblis “last minute”. Mau mati kalian? Dasar jenius. Semakin lama bergaul dengan gadge itu, gue jadi tau gimana hebat (dan tegangnya) bekerja dibawah tekanan waktu. Bravo amigos!! Biar gue belajar bikin sayur lodeh daripada ngetik proposal dalam waktu dua jam.

Being stupid kadang-kadang nice, meskipun lebih sering dibilang nggak peka atau yang sedikit –SEDIKIT- lebih sadis adalah <<<<>>>>> (ini symbol yang menggambarkan tangan orang lagi mengatup-ngatupkan jarinya membentuk perlambangan “banyak omong”). Betul itu, makin banyak kita, no, not KITA tapi GUE.. Makin banyak gue ngomong, gue makin terlihat bodoh (dan nggak lucu). Hahah.. Trus dampaknya jadi paradox humor gitu, dimana semua orang ketawa, gue enggak. Hahaha..
*now you start calling me freak! Ok!

Kalo gue lagi liat liat Facebook (ehm, di blackberry gratisan gue) banyak gue lihat orang bicara tentang Gerhana. Apaan tuh? Hahahah.. gimana nggak dibilang bego? Phele, phele.. otaknya gede, tapi ga ade isinye!! Haha.
*now you start calling me pessimist, right?

Sudahlah, jangan merusak rendang padang dengan bumbu lengkuas sore gue.

Sudahlah, ini cuma sebuah sore yg ga akan lo pahami, ga akan lo terima, ga akan lo respon dan ga akan brdampak apapun pada dirilo..

Gusiku Berdarah

Monday, 20 July 2009

Sangat sulit menerima kenyataan bahwa orang yang kita sayang (bukan hanya) nggak tau kalo kita sayang dia, dan juga (ternyata) nggak sayang lagi sama kita..

Biar gimanapun, life must go on..
Semangat yah buat para wanita disana,
That's why I prefer not to be a lesbian, you girls are way too weak!!

Huff..

tawa sendu di malam minggu

Saturday, 18 July 2009

Tanpa bermaksud cpoy-cat, gue mau menulis ini di blog.
Nggak takut akan dprotes, ga ada yg baca blog ini toh?
Buktinya: ga pernah ada comment..
Haha.. What a wonderful free me!!
Say whatever I want to say. Think whatever I want to think.
No matter what.


Pria itu memang susah... :(

Jika kamu memperlakukannya dengan baik, dia pikir kamu jatuh cintapadanya. Jika tidak, kamu akan dibilang sombong.

Jika kamu berpakaian bagus, dia pikir kamu sedang mencoba untukmenggodanya. Jika tidak, dia bilang kamu kampungan.

Jika kamu berdebat dengannya, dia bilang kamu keras kepala. Jika kamu tetap diam, dia bilang kamu nggak punya otak.

Jika kamu lebih pintar dari pada dia, dia akan kehilangan muka. Jika dia yang lebih pintar, dia bilang dia paling hebat.

Jika kamu tidak cinta padanya, dia akan mencoba mendapatkanmu. Jika kamu mencintainya, dia akan mencoba untuk meninggalkanmu.

Jika kamu beritahu dia masalah mu, dia bilang kamu menyusahkan. Jika tidak, dia bilang kamu tidak mempercayai mereka.

Jika kamu cerewet pada dia, kamu dibilang seperti seorang pengasuh baginya. Tapi jika dia yang cerewet ke kamu, itu karena dia perhatian.

Jika kamu langgar janji kamu, kamu tidak bisa dipercaya. Jika dia yang ingkari janjinya, dia melakukannya karena terpaksa.

Jika kamu merokok, kamu adalah cewek liar! Tapi kalo dia yang merokok, dia adalah seorang gentleman, wuiihh..!

Jika kamu menyakitinya, kamu dibilang perempuan kejam. Tapi jika dia yang menyakitimu, itu karena kamu terlalu sensitif danterlalu sulit untuk dibuat bahagia !!!!!

Jika kamu mengirimkan ini pada cowok-cowok, mereka pasti bersumpah kalau ini tidak benar. Tapi jika kamu tidak mengirimkan ini pada mereka, mereka akan bilang kamu egois.


Hmm,enggak jd cwo aja ada kok bberapa yg gw deny..
Tp gue ga edit ah..
Apa adanya aja, (lagi2) tnpa takut dbilang copy-cat.
No one cares.. I don't either..
;)

curhat kilat para perempuan malang (dan bodoh)

Friday, 17 July 2009

1. Tika, 22 thn, Jakarta
“Tama adalah drummer band ternama. Di setiap konsernya banyak groupies yang suka sekali menghancurkan iman para lelaki. Tama mungkin baik di depan aku, hatinya pun hanya cinta padaku. Tapi aku nggak pernah siap untuk merasa cemburu. Cemburu dengan orang – prang yang nggak kukenal, nggak Tama kenal. Daripada harus sekali cemburu, lebih baik aku nggak memiliki Tama sama sekali. Aku nggak mau jadi pencemburu”


2. Dwi, 19 thn, Jakarta
“Pertama kali aku pdkt sama Adit, aku liat jadwal latihan hockey-nya yang sangat padat. Aku mulai ngebayangin kalo aku pacaran sama dia, kulihat – lihat< aku cuma dapet jatah ketemu selama 2 jam di akhir pekan. Komunikasi? Nggak kepikiran Adit harus angkat telpon saat lagi jaga gawang hockey. Oops, jadwal itu adalah tahun junior Adit, tahun ini Adit masuk tim senior. Tugasnya bertambah, yaitu melatih tim junior. Sudah bisa dipastikan dia semakin sibuk. Aku nggak posesif, tapi aku nggak suka dianggurin. Aku nggak mau punya pacar nggak posesif terhadapku”


3. Tania, 24, Bandung
“Frans adalah pengacara berkelas dan professional. Bisa kubayangkan aku dan keturunanku nggak akan lapar bahkan ketika Frans udah nggak kerja lagi. Orangnya romantic dan sangat ambisius. Semasa kami pacaran sampai tunangan, aku dapet delapan terror dari rival maupun kliennya. Hidupku sangat nggak tenang, marasa terancam dan Frans nggak bisa menjamin keselamatanku. Dia bilang, itu resiko hidup dengan seorang pengacara selevel dia. Cintaku sudah tulus, tapi Frans seperti mengoyaknya dengan kata ‘resiko’. Aku nggak bisa hidup dibayangin ketakutan. Aku nggak begitu perlu suami ambisius”


4. Siska, 20, Surabaya
“Bunda (apalagi Ayah) nggak suka dengan penampilan Joni. Meskipun dia dapet beasiswa ke Kairo, menurut Bunda (dan Ayah), Joni nggak pantes buat aku. Dia terlalu gendut untuk aku yang tidak terlalu gendut. Bunda bilang, aku pantes dapet yang lebih baik. Waktu aku ngotot mempertahankan Joni, Bunda malah mengeluarkan kata sakti yang setingkat dengan kutukan Malin Kundang. Bunda suruh aku pilih Joni atau Bunda. Aku bingung, dan meskipun sakit hingga seminggu, aku memilih Bunda dan putus dengan Joni. Aku nggak begitu yakin dengan surga di telapak kaki Ibu, tapi aku ngerasa nggak bisa kasih apa-apa ke Bunda selain rasa patuh (dan untaian doa)”


5. Anissa, 23, Solo
“Mas Bowo adalah putra terakhir keraton kasepuhan Solo dan ia satu – satunya yang belum menikah. Karena kami saling mencintai, Mas Bowo sering ajak aku bergaul di lingkungannya. Hampir seluruh bagian dalam hidupnya, dari depan gerbang sampai singgasana Sultan, menerimaku. Tetapi hampir tak ada yang bersimpati padanya di lingkunganku. Budhe ku niat menjodohkanku dengan putra Kyai di suatu Pesantren, aku nggak mau, aku cinta sama Mas Bowo. Seiring berjalannya waktu, Mas Bowo nggak tahan dengan sikap cuek (dan kasar) keluargaku, dia memintaku menjadi istrinya. Aku bimbang setengah mati, lalu Ibuku muncul dan mengingatkan aku siapa dia siapa aku. Mungkin sementara aku bisa diterima, tapi kelamaan, apa sekumpulan darah biru itu benar – benar menerimaku sebagai istri Mas Bowo. Aku nggak mau dipuja di depan dan ditusuk dari belakang. Aku nggak mau Mas Bowo malu menyandingku. Aku terlalu takut untuk itu”


6. Sasa, 19, Jakarta
“Pertama kali aku kenal Irfan, aku suka banget sama dia!! Dia cool, pendiam, kalem dan nggak banyak tingkah. Sesekali aku liat di sebenernya orang yang romantic, tapi itu nggak pernah lebih dari itungan jari. Kebanyakan temannya dari kalangan industry film dan mode, pokoknya keren. Irfan juga lain dari teman-temannya, ia nggak suka pesta. Mungkin broken home membuat dia jadi lebih menutup diri. Akupun ingin selalu ada buat dia, di samping dia dan menghibur dia. Delapan bulan kami pacaran, aku sakit. Irfan tidak bisa kuhubungi dan iapun tidak berusaha mencariku, Aku tau persis ia sedang tidak sibuk, tapi juga nggak inisiatif untuk menjengukku. Ia terlalu cuek untuk sekedar tanya apa yang kurasakan. Aku jadi takut dengan Irfan yang cool dan cuek. Aku tidak pernah ada untuknya. Aku nggak siap dengan sifat tertutup dan semua masalah hidupnya yang harus kurasakan juga tanpa ia peduli dengan masalahku”


7. Merry, 27, Jakarta
“Lintang berhasil membuatku hidup. Aku senang meskipun jadi orang kedua dalam hidupnya. Beberapa kali kudengar ia ingin bercerai dengan istrinya dan menikahi aku. Aku juga senang tiap ia bertengkar dengan istrinya dan lari ke pelukanku. Aku merasa berguna dan disayangi. Kelamaan, Lintang tidak juga bercerai meskipun rumah tangganya sudah tidak damai lagi. Apartemen yang kutinggali juga sudah penuh dengan perabot hingga suatu hari, ia menyatakan ingin kembali dengan istrinya. Aku terjerembab dan dengan pahit menerima kenyataan bahwa aku tidak akan jadi yang pertama. Aku nggak mau lihat Lintang sedih dan aku terlalu munafik untuk nggak memiliki Lintang. Aku nggak bisa mengorbankan Lintang dan anak istrinya untuk statusku”


8. Rianti, 24, Jogjakarta
“Bagaimana cara membatalkan pernikahan ini? Yogi tidak boleh nikah denganku, apa jadinya kalau dia tau aku dulu pernah jadi pelacur? Apa dia mau punya anak dari rahimku? Apa dia mau menyentuhku? Dia terlampau baik, dan aku nggak sanggup menolak kebaikan keluarganya meminangku. Meskipun sudah insyaf, aku belum bisa jujur pada Yogi sesaat sebelum kami terikat janji pernikahan. Aku sangat takut untuk lari. Tapi aku lebih takut bila bertahan. Aku nggak sanggup, aku nggak bisa menghadapi orang baik, karena aku bukan orang baik”



----sebenernya gue nggak boleh mem-publish ini di blog.. pake nama asli pula.. maaf ya para wanita.. kalian hanya ingin dimengerti.. dasar makhluk aneh!----

surat wasiat Pak Effendy

Thursday, 16 July 2009

I see problems from my point-of-view. I never care if I did wrong, or anyone just did something right. What I thought was that people make differences and I always love differences. She’s black; she’s original and always tasty. I find out that she is the one who fit my appetite to eat, to smile. One or two of my friends said that I’m falling in love. Then hell!! Who cares? I fall in love too often and this time I prefer not to give it a label, I’m just devastated, enjoyment.

Another thing that I really need to admit is that, lately, I quit looking for her. (See, how thankful I were for not calling this shit ‘love’!!) Ok. I quit looking for her and somehow, I’ve got more important business. Another black. I love to giggle when I’m thinking about her. She’s like God, everywhere. I wonder who she is. Black mind in Mediterranean?? Guess so, again, I would never call this ‘love’. This is just an amazement of a creature. It’ll disappear as time goes by.

Let’s look back to my old petition about sacrifice. Damn! Where did I put it? Oh, on the corner of this ashtray. It beeps!! My sacrifice beeps, like a phone? Yes! Absolutely! I did not answer the sacrifice, I missed it, and so it beeps. Funny to think about logical abuse that comes from my own mind. Why would on earth I would pick up my own sacrifice? Yes, that was the reason why I kept it on silence mode. Now I only can regret it. No! Regret is unnecessary! Let’s move up to another one.

Meet my surprise!! I put it very safe above the cupboard. No one sees it, I swear if any of my friends know it, it’s because I was too drunk to tell them my melancholic side: the surprise. I finally found a reason why people started to call me romantic: because I have to get drunk first to be so romantic. Maybe making love up above the gas stove would make me more romantic. I would just add up more fire to burn the sky. Can’t wait to hold up to some tie. New style, dude!!!

Now I want to save the most beautiful one. Surely I won’t share it in such public area like gas station or smoking room. Too expensive that even my boss can’t afford it. Neither you, really, I won’t type it here, even for the next three weeks. Every month, I keep updating my beautiful one. Don’t think up about penis!! I am not A GAY!! Really! I (only) date hot girls, not impotent guys. Unsure if I ever dreamt about John F. Kennedy, he’s dead!! Come on!! Why would you (and me) care of who shot him? No one knows. I don’t know, but I have my beautiful one.

Lastly, let me work you up with my best swan: A DUCK!! Who hates ducks?? They are really cute. Just an animal, I know. But have you got any idea why they can swim so fast? Because they are brave! Not like me. I am that type of guy who would just smile as the maximum way of flirting. As I told you, I’m not romantic unless I’m drunk. Now you know why I love beers. Because they are HOT as DUCKS!! Thinking up about cooking duck tonight. I don’t usually call it cook, just re-heat. I can’t cook. Why would I have to be able to? I’m a very masculine guy and I seek up hot girls in hot apron. LOSER!



*gue gak berani komen ni surat.. mnurut gue bagus,jd gue post aja d blog..
Pada ngerti gak lo??

lagu dan lagu (belagu loh!!!)

Wednesday, 15 July 2009

1. NAFF - Akhirnya Ku Menemukanmu
"BILA nanti kusanding dirimu,miliki aku dgn segala kelemahanku.
Dan BILA nanti engkau di sampingku, jgn pernah letih tuh mencintaiku"

2. BJORK - It's oh so Quiet
"You ring a bell bim-bam. You shout and you yell hi-ho ho.
You broke the spell. Gee, this is WHERE YOU AlMOST HAVE A FIT,
This guy is gorge and I got hit. There's no mistake and THIS IS IT.
TILL IT'S OVER..."

3. NICOLE SCHERZINGER - Baby Love
"holding hands never made me feel this way, so special.
Boy it's so.. We're SO IN LOVE.. La la la la la.."

4. RAN - Tunjukkan Cintamu
"Tunjukkanlah rasa cintamu, COBA BUAT MEREKA TAU, betapa indahnya
Dunia bila engkau sedang jatuh cinta.."

5. AVRIL LAVIGNE - Happy Ending
"You were everything, everything that I wanted.
We were meant to be, supposed to be but we lost it.
All of the memories we have in me just fade away.
All this time you ARE PrETENDINg So MUCH FOR MY HAPPY ENDING"

7.MAROON 5 - Nothing Lasts Forever
"I want so bad to pick you up, but you're still too reluctant
To accept my help. What a shame I hope you find somewhere to place
The blame. Everyday with EVERY WOTRHLESS WORDS WE GET MORE FAR AWAY.
The distance between us makes us so hard to stay, nothing lasts forever
But BE HONEST BABE,IT HURTS BUT IT MIGHT BE THE ONLY WAY.

8. JUSTIN TIMBERLAKE - What Goes Around (comes back around)
"You spend your nights alone, and he never comes home. When you
Call him all you get is a busy tone. I heard you found out
WHAT HE's DOIN' TO YOU,WHAT YOU DID TO ME..."

9. ALICIA KEYS - Karma
"What goes around,comes
Around. What goes up must come down.Now who"s crying,desiring to come back to me?"

10. MOCCA - I Remember
"I remember when my father thought you were a burglar.
I remember, all the things that we shared, all the promise we made,
Just you and I. I remember all the wishes we made up on the roof that dawn"

11. CRAIG DAVID - Don't Lovw You No More
"My fault, I'm sorry, feeling like a fool cause I let you down, now it's
Too late to turn it around. Sorry for the tears I made you cry, I guess it's
Time to really say goodbye.YOU MADE IT CLEAR WHEN YOU SAY: I JUST DON'T LOVE YOU
NO MORE"

12. RELIENT K - Be My Escape
"And all I'm asking is for you to do what you can with me. But I can't
Ask YOU TO GIVE WHAT YOU ALREADY GAVE..cause I've been housing all this doubt
An insecurity, and I've been locked inside that house, all the while
You hold the key.."

13. UNGU - Hampa Hatiku
"Maafkan aku sayangku, bukan maksudku menyakitimu, menghianatimu.
Ampuni aku sayangku, bila kukatakan aku tak lagi mencintaimu.."

Inspirasi Mama (dan Papa)

Tuesday, 14 July 2009

The Power of Love
There are things crossed my mind about how love should really work for us:
1.Forgiving. The sense of forgiving is necessary. We find it harder to forgive rather than to say sorry. Kita kadang terlalu menuntut, termasuk menuntut untuk dimaafkan. Gue salalu berpikir bahwa ketika kita sulit memaafkan orang lain, maka jangan berharap kesalahan kita akan dengan mudah dimaafkan orang lain.
Sering gue bilang ke orang—orang yang gue sayang,”I’ve forgave you even before you mae mistake” Whew, what a good spund of forgiving. Namun terkadang kita lupa kata-kata titu dan malah sering kali mengungkit salah (yg sudah kita maafkan). See, being forgivefull harus tulus, nggak cuma di bibir aja.
Kesalahan jaraknya sangat dekat dengan manusia, we do mistakes all the time. Even when we do the right thing, we still do the wrong side of a right thing. Hmm? Complicated, isn’t it? That”s why, in a relationship, we should really have that forgiving mind all the time, because remember, you MAY make mistake, then why should bother to forgive?

2.Accepting (and understanding). This is the loudest one that I heard lately. Take what your partner has, the minuses and the pluses. Easy words to say, hard thing to do. You need to understand first before you accept something. I mean, come on, who would eagerly sacrifice their main principal about something just because of people THEY LOVE so much? We do that, often, very often. Sadly, we don’t realize it until our partners make mistake and make us really angry. Go back to the forgiving!!
Without the sense of accepting, there are ALWAYS differences and they might cause us problems (and fights). Whether you like it or not, you don’t realize that you have sacrificed much even you accept things you don’t usually accept. It’s funny to think about what you’ve given up for love. But do you SEE THAT SOMEONE MIGHT HAVE SARIFICED SOMETHING TOO FOR YOU?
That’s what I call accepting, take and give. Just be fair to what you give and what you got. Do you understand?

3.Trust. It is something that we cannot make because it comes from our own hearts. Guess what? Almost every day, we try so hard to build trust to anything. It’s like believing something in your brain and in your heart. Bahkan ketika suatu hal terjadi, lo bisa aja menolak untuk mempercayainya. Collin Farrell calls this “nothing is what it seems”, it’s why you should be honest to your own feeling. Yes, self-trust is the most important thing in every aspect.
In a relationship? Holly yes! You cannot trust people without trusting yourself. Can you imagine how hard it is to explain something to your partner and he/she would not believe it? Very hard that you are allowed to think that she/he hasn’t even has trust for her/him self. Again, funny! Really! We want to be heard, but it is so hard for us to hear what people say.
So, trust in this stage is started with TRUST YOURSELF and your own feeling, so that people will see your seriousness from what you’ve showed (not what you said).

4.Respect. Generally, this is a basic attitude of making a relationship, even before you know someone. It becomes more specific when you’re in a relationship, especially when you are the typical person who loves to love someone apa adanya. Lo jadi sering mengabaikan bahwa dia juga manusia yang harus lo hargai. The matter of casuality brings us less respect to the person we are close to. Meremehkan bisa jadi bukan suatu hal yang jahat, dia kekasih kita toh?
No way!! Even when you guys have shared the same blood, respect is still important. Start with giving little compliments and show that you adore (and admire) your partner. Not much of it will really make your relationship more neat and respectful. Appreciate what your partner has done for and to you (bahkan ketika dia gagal atau salah) hihi. This happens usually to new couples, but again, the power of respect can erase all failure that done by anyone.

5.Availability. Someone might kick me in the head after reading this section. Well, to be fair (and neutral), I still have to write this down. Being available always related with status. No, no, no! I am not talking about “are you single?” or “are you mine?” This is actually the availability of someone for someone else in another meaning. Mind. Time.
More than friendship (not bestfriend-ship), you have the responsibility to be available for your lover. Yea, like all wedding vows said “together for better or worse” NO!! This is more than being together. It’s more like being available, being there for each other.
Things like “out of reach”, “business” and “second sight” might come along the way; this is why the five powers should work together. I don’t think it’s necessary to explain more about availability. But the main point is: BEING AVAILABLE is better than BEING OWNED (but not able to be available).

Have a great love!!

catatan basi seorang pecundang

Sunday, 12 July 2009

Robbie doesn't like it when I call myself a loser..hmm..
Agak basi karena ini hari minggu, Jehan baru saja membeli sebuah handphone dan gue baru mengaktifkan tangan gue di sela-sela
kesibukan hari Minggu..(Sibuk gilee!!)

Otak sebelah kiri gue mulai menggumpal!
Setelah sesiangan berkutat dengan persamaan kuadrat,
Jumat malam gue ganti berkutat dengan album foto semi porno yang malah bikin ngakak setengah mati (bukan bikin horny) ahahahahaha
I think this is my loudest laugh for this week. Hahahahahaha..

Agak perjuangan karena loading internet yang nggak cihuy, namun ketika loading selesai, wahh,
Syaraf ketawa gue langsung terpicu sampe ke pedal terdalam! Canggih!!
*Wahai cantik, fans-mu kok GROMANG?? Mending gue, dibenci banyak orang tapi nggak disukai GROMANG..ahahaha,,

Masya Allah, dosa banget ni gue ngomongin orang! So not me..
I’m not that typical person who loves to joke about someone else..
(babhank, tyo dan dimas tau bgt nih!!
KLo gue udh ngomongin org, brarti ada perkara serius yg harus dibahas)
Tapi kali ini, SUMPAH!! NOTHING TO DISCUSS..
Just couples of pictures that make me feel better.
Nahlo, COUPLES of PICTURES!!!
Maaf ya cantik… hahahahahaahahahah… *CANT STOP LAUGHING!!

Janji, gue akan terusin omongan ini, but now, let me done my laughing first..
(trus langsung sujud tobat gitu..)
aahahahahaaha…

NB: this is not a laugh of happiness, just a symbol of sarcasm and under-pressure-healing

Bolivia, my best escape!!

Friday, 10 July 2009

I’ve given up on giving up slowly, I’m blending in so
You won’t even know me apart from this whole world that shares my fate
This one last bullet you mention is my one last shot at redemption
because I know to live you must give your life away

And I’ve been housing all this doubt and insecurity and
I’ve been locked inside that house all the while You hold the key
And I’ve been dying to get out and that might be the death of me
And even though, there’s no way in knowing where to go, promise I’m going because

I gotta get outta here
I’m stuck inside this rut that I fell into by mistake
I gotta get outta here
And I’m begging You, I’m begging You, I’m begging You to be my escape.

I’m giving up on doing this alone now
Cause I’ve failed and I’m ready to be shown how
He’s told me the way and I’m trying to get there
And this life sentence that I’m serving
I admit that I’m every bit deserving
But the beauty of grace is that it makes life not fair

Cause I’ve been housing all this doubt and insecurity and
I’ve been locked inside that house all the while You hold the key
And I’ve been dying to get out and that might be the death of me
And even though, there’s no way in knowing where to go, promise I’m going because

I gotta get outta here
I’m afraid that this complacency is something I can’t shake
I gotta get outta here
And I’m begging You, I’m begging You, I’m begging You to be my escape.

I am a hostage to my own humanity
Self detained forced to live in this mess I’ve made
And all I’m asking is for You to do what You can with me
But I can’t ask You to give what You already gave

Cause I’ve been housing all this doubt and insecurity and
I’ve been locked inside that house all the while you hold the key
And I’ve been dying to get out and that might be the death of me
And even though, there’s no way in knowing where to go, promise I’m going because

I’ve gotta get outta here
I’m stuck inside this rut that I fell into by mistake
I’ve gotta get outta here
And I’m begging You, I’m begging You, I’m begging
You to be my escape.

I fought You for so long
I should have let You in
Oh how we regret those things we do
And all I was trying to do was save my own skin
But so were You

So were You

-Relient K, Be My Escape..

Oh Bolivia, my heart's devotion..

rencana bulan Juli

Wednesday, 1 July 2009

Banyak sekali yang ingin gue tulis hari ini.

Penutupan mungkin, karena kebetulan gue akan dipindahtugaskan ke Bolivia, sebuah tempat baru.
Gue merasa senang sekaligus sedih.
Let’s start dengan senangnya dulu!!


Gue dapet promosi!!
Sebagai store supervisor yang baru di negara baru! Menyenangkan!
Akhirnya kerja keras gue selama ini terbayarkan! Naik gaji pastinya!!
Hihih. YOU WILL HAVE NO IDEA ABOUT HOW I EXCITED AM ABOUT THIS!!
Seneng banget bisa ketemu many people and think up many new ideas!


Now it comes to the sad one (not one, there’re many)


Mungkin bener pepatah yang bilang “you get some, you lose some”
Harus pindah lagi ke negara baru mengakibatkan gue pisah dengan My Dad. He’ll be alone.
Hmm, can’t imagine living in here without me…
tapi gue berharap papa bisa survive, toh usahanya nggak jelek2 amat. Hehe


Another thing is, I worry if he’d fall in love again, to another woman.
Umm, better be the great one, not too beautiful (because she’ll be taken from my dad by others)
She should be good in bed, because my dad is a good kisser! (bintang told me as if he has kissed my dad)
She should at least speak in 2 foreign languages (my dad is craving for experience and knowledge)
She should also good at cooking (yes, my fat dad!! He’s hungry all the time)
She should be smart (not that my dad’s stupid, but he’s moron!!haha)
Oh, lastly, she should really has a good taste of thinking (my dad loves challenges)
*shoot!! Being a widow hurts! Sorry pap!


Nggak cuma papa aja. Inggrid si kucing sakti juga harus gue tinggal.
Ok, tadinya mau gue jual.. tapi sayaang.. tapi nggak enak juga ninggalin dia ngerepotin papa. Hmm..
Lemme think about it further, (Inggrid Cubit!! I love you, I wish you could speak human language)


Hell!! Bagaimana dengan Musardin my best-mate ever?? Dia lagi rapuh banget!!
(apakah kata ‘rapuh’ cocok untuk orang yg sedang bingung ingin kerja di perusahaan ternama atau mengambil beasiswa s2 di Kanada?)
Gak tau, pokoknya dia lagi sering banget nanya pendapat dan pertimbangan gue soal study.
(padahal dia pinterr!!)
Ah, bisa lah gue handle dengan e-mail.. (Ooops.. email porno-nya belum gue forward ke dia)
Hahaha. I love his silliness.


Next is Alex si tukang koran yang buta. Hmm. I’ll miss him so much.
Biar nggak secantik malaikat, gue beberapa kali dibilang malaikat sama Alex (nama aslinya Amir) si penjual koran yang tuna-netra.
Gue salut sama kegigihannya! Biar cacat, dia nggak nyerah dan gengsinya tinggi boss!!
Dagangan korannya laris manis!! Makin manis sejak gue tolong hitungin uang penjualannya tiap hari.
Alex selalu bilang uang yang diterimanya kadang lecek, jadi gak bisa ditebak jumlahnya dengan meraba.
Well, sebenernya nggak enak juga nolongin dia ngitung uang dengan imbalan somay Bang Jaka. Hehe..
(Oh, presidenku, maukah kau membuatkan mata uang dengan huruf Braille? Hanya untuk Alex, karena dia sayang padaku, akupun sayang padanya).
Well, he’s like my bestfriend.

Dia selalu bilang “life is all about choice, you take risks, you take whisks..”
*yahh, dia bilangnya pake bahasa Indonesia, tapi biar keren jadi gue terjemahkan ke Inggerriiss
Menurutnya, banyak juga orang nggak-cacat yang gak mau kerja.
Dan dia memilih untuk kerja (halal) meskipun dia cacat.
Alex is my inspiration (dasar Amiruddin Al Munawaroh. hehe)


Satu lagi yang harus gue tinggal ke Bolivia adalah Shalini. Nggak penting banget orang ini.
Tapi sumpah!! Saking gak pentingnya, sampe gue berpikir untuk menyelundupkan dia ke koper gue buat gue bawa ke Bolivia.
Hihih.. I miss your crispiness already, dude!!
Coba gue tanya: orang mana yang sebelum berangkat ke kantor, perlengkapan yang terpenting harus ada di tasnya adalah set kuteks?? Shalini!!
Cantik banget tangannya!
Kalo menurutlo setiap hari ganti warna kuteks itu keren.. well, Shalini mengganti warna kuteksnya tiap 3 jam SEKALI!!! Whooaa!!!
Gue nggak berani memprediksi berapa warna kuteks yang dia punya, atau berapa kali makan siang yang dia habiskan untuk beli kuteks itu!!
Aaargh,,, dan dia selalu bangga dengan keanehannya.

Dia bilang “wearing nail polish is not a crime! I wonder why God create beauty if we cannot appreciate it” dan setiap gue melotot untuk memprotes, Shalini selalu melanjutkan dengan, “oke, segala sesuatu yang berlebihan itu nggak baik! Tapi ada juga……...”
Dia berhenti bicara setelah melihat mata gue kian membesar, “oke, I don’t wanna argue with you! I am not a lesbian!!”
Pada akhir kata-katanya itu gue hanya akan bertepuk tangan atas ketidakpentingannya.

Haha. I love her jokes about being “over” mulai dari “over-protective”, “over-possessive”, “over-acting”, “over-power” dan “over” lainnya yang hanya bisa membuat gue berkerut kening kesenangan. Hahaha..


See??
there are MANY THINGS TO CONSIDER BEFORE I LEAVE.


Apa gue sanggup menggantikan kesenangan bersama mereka hanya dengan beberapa ribu dollar amerika (yang suatu hari akan mengalami inflasi) dan sebuah predikat ‘store-manager’?? BERAATNYAAA!!!!!

Aaargh..

I guess, now I will just make them proud. I will ‘go’ from their sight, at least, they know I’ve gone. I won’t tell you where will I hide, really!! Hehe..

So, it’s time to say:

“bye Dad, Inggrid, Musardin, Amiruddin a.k.a ALEX, dan sang unsignificant SHALINI!!!”
Hahaha… =))

Guys, I’m still here, really, though you cannot see me.
I’d go just because you expect me to.